Blusukan = Tidak Percaya Bawahan & Habiskan Anggaran???

Blusukan Jokowi sering dapat sorotan negatif dari berbagai pihak (salah satunya baca: Fitra Serang Jokowi, Rakyat Makin Cerdas). 

Banyak PNS yang kinerjanya sudah terbiasa dan terlena dengan pola lama (masuk kerja telat, datang ke kantor absen lalu menghilang, libur lebaran diperpanjang sekehendak sendiri, dan lain-lain)  tanpa tindakan berarti, memang butuh gaya blusukan ala Jokowi ini. 

Meskipun sudah tahu gaya Jokowi yang suka blusukan dan juga sidak (inspeksi mendadak), toh masih saja ada PNS yang datang terlambat ke kantor, pelayanan di kantor belum dimulai, tidak menjalankan tugasnya.

Tiap orang punya gaya berbeda. Jokowi dengan gaya blusukan dan terlihat santai, Ahok yang bergaya keras dengan kata-kata pedas. Yang terpenting, hasil kerjanya bagus, pro rakyat, bersih dari korupsi, bekerja untuk kesehateraan rakyat yang dipimpinnya. 

Ada yang suka duduk manis di sofa empuk dan ruangan kantor ber-AC sambil menunggu laporan dari bawahan yang banyak ABS (Asal Bapak Senang). Semua beres, semua berjalan lancar padahal di lapangan belum tentu demikian. Gaya Jokowi memang beda. Efektif dan efisien-kah blusukan Jokowi?
 

Berikut beberapa tautan berita tentang hal tersebut:


  1. Hasil Blusukan Jokowi, Lurah-lurah Berbenah
  2. Jokowi Sidak, Camat Tak Ada
  3. Jokowi Sidak, Kelurahan Kosong Melompong 
  4. Tinjau Pasar Minggu, Jokowi Kesal PKL Berjualan Lagi Meski Ada Satpol PP
0 Responses

Posting Komentar

abcs