Inilah Profil Calon Presiden Indonesia

Penulis "takjub" dengan sepak terjang calon presiden Indonesia yang satu ini, Farhat Abbas. Takjub dengan banyaknya followers-nya di Twitter. Entah memang serius pengagum atau sekedar memanfaatkan FA yang punya cukup banyak followers (minta bantuan Re-Tweet) pada pengacara ini.

Yang banyak penulis tahu tentang FA adalah sensasi yang ditimbulkannya. Sering berselisih dengan banyak orang akibat tweet-nya. Paling nekat mendeklarasikan diri sebagai calon presiden (entah dari partai mana). Jadi caleg dari Partai Demokrat, tapi Demokrat mengadakan konvensi untuk menjaring capres, FA tidak ikut. Program-nya? Entahlah... Yang penulis tahu hanya sumpah pocong untuk mengatasi segala masalah. 

Nah... yang terbaru adalah kemesraannya dengan Regina (padahal mereka bukan model yang sedang melakukan pekerjaan profesional, padahal statusnya sama-sama belum resmi bercerai dari pasangannya masing-masing). Pantaskah seorang yang mencalonkan diri sebagai presiden (yang seharusnya menjadi teladan) mempertontonkan hal seperti ini??? Apalagi perilaku seperti ini dilakukan seorang lulusan pascasarjana hukum!

Karena kehebohan inilah penulis memutuskan untuk menuliskan posting ini. Untuk melihat kemesraan mereka, silakan klik link/ tautan berikut ini (ada 15 foto):




Entahlah, apakah melihat sedemikian banyak fakta negatif tentang FA, Anda masih yakin memilihnya sebagai presiden? Itu pun kalau nama dan wajahnya muncul di kertas suara pada Rabu, 9 Juli 2014 nanti. Kita lihat saja nanti...


Untuk memperbesar tampilan, silakan klik pada gambar







FA muncul di Twitter dengan #AkuIndonesia Lalu mendengungkan Majukan Seni Budaya Bangsa. Lihat dalam video klip-nya, dengan bangga FA memakai pakaian dengan tulisan USA di depan dan bendera Amerika Serikat di belakang (kontras dengan #AkuIndonesia). 

Sampai tulisan ini dibuat, ada 2.437 orang yang menyaksikan video ini. Prestasinya? Tidak ada yang memberi tanda jempol ke atas, tapi ada 79 yang memberikan jempol ke bawah. 

Lebih lengkap lagi jika Anda membaca komentar para penonton video ini, silakan klik tautan berikut ini: Farhat Abbas Goyang Pocong (semoga ini memberikan gambaran lebih lengkap kepada Anda, apa yang harus Anda lakukan jika kelak fotonya muncul di kertas suara pemilihan presiden).

Di Twitter, kicauan FA sering menyindir banyak public figure (klik: Daftar Panjang Korban Kicauan Farhat Abbas).

Salah satunya: FA mencela Jokowi yang jadi capres PDIP (baru jadi gubernur DKI setahun lebih) sudah mau jadi presiden RI. Di sisi lain, FA (yang gagal jadi Bupati Kolaka), jadi caleg sekaligus jadi capres. 

Entah apa maksud FA mencalonkan diri untuk kedua jabatan sekaligus? Bukankah jika menang (9 April 2014  menang dan terpilih jadi caleg), lalu 9 Juli 2014 ikut bertarung jadi capres, apa bedanya dengan Jokowi? Bukankah justru FA jauh lebih cepat meninggalkan posisi sebagai anggota dewan lalu ingin jadi presiden dibanding Jokowi meninggalkan posisi gubernur jadi presiden??? Atau... FA mencalonkan diri di dua posisi (anggota dewan dan presiden) karena tidak yakin terpilih di salah satu atau bahkan di keduanya??? Entahlah...


Tambahan:  Foto Farhat Abbas Cium Regina di Dalam Lift
0 Responses

Posting Komentar

abcs