Flashmob Ode an die Freude - Ode to Joy karya Ludwig van Beethoven

 

Som Sabadell flashmob - BANCO SABADELL 

Mood booster. Menyaksikan dan mendegarkan musik indah yang mereka mainkan di tengah keramaian membuat kita jadi bersemangat. Betapa indahnya musik sebagai bahasa universal yang dapat menyatukan semua yang hadir, tanpa pandang bangsa/ras, agama, warna kulit. 
 

Kasat Narkoba Polres Binjai Dicopot Usai Anak Buah Terbukti Jebak Warga dengan Sabu

 

Sumber foto: Merdeka

Merdeka.com - Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasat Res Narkoba) Polres Binjai, AKP Firman Imanuel Perangin-angin, dicopot dari jabatannya diduga buntut dari video anak buahnya yang menjebak warga dengan sabu viral di media sosial.

Kini, AKP Firman ditarik ke Polda Sumatera Utara (Sumut). Pencopotan itu tertuang dalam surat telegram bernomor ST 319/V/KEP/2022 tanggal 16 April 2022.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, mengatakan pencopotan AKP Firman dari jabatannya di Polres Binjai bentuk dari pertanggungjawabannya usai video anak buahnya menjebak warga dengan sabu viral.

"Memang benar ada yang sempat viral di media sosial tangkapan kamera pengawas salah satu warnet. Dia harus bertanggung jawab karena lemahnya pengawasan terhadap anggota. Sehingga anggota melakukan hal seperti itu," kata Hadi.

AKP Firman saat ini telah menjalani pemeriksaan dan dimintai keterangan terkait dugaan anak buahnya menjebak warga dengan sabu. Kendati demikian, mutasi di dalam institusi Polri merupakan hal wajar.

"Tidak usah disikapi berlebihan, yang jelas Polda Sumut bekerja melayani masyarakat secara dinamis," pungkas Hadi. [ded]

Sumber: Merdeka    

Buka Puasa Bersama di Vihara Tertua Jakarta

 
 

 

Baca juga (klik saja): Indahnya Kebersamaan Saat Buka Puasa di Wihara Dharma Bakti

atau tonton video (klik ini): YouTube

Sekilas tentang kata "I" dan "Anda"

Sumber gambar: Google
 

Kali ini penulis tertarik untuk menulis tentang bahasa. Tulisan kali ini tentang penggunaan huruf besar atau kapital. 

Sebelum memulai, penulis perlu menekankan terlebih dahulu bahwa tulisan ini hanya tulisan iseng (tiba-tiba saja terlintas di benak penulis) dan bukan kajian ilmiah. 

Kata "I" (saya dalam bahasa Inggris) dan Anda {kata dalam bahasa Indonesia, sapaan untuk orang yang diajak berbicara atau berkomunikasi (tidak membedakan tingkat, kedudukan, dan umur)}, memiliki satu kesamaan. Kesamaannya adalah huruf awalnya selalu ditulis dengan huruf besar (huruf I dan A pada kata Anda), tak peduli di mana letak kata tersebut (depan, tengah, atau belakang).

Mengapa demikian? Kalau untuk kata "I", dugaan penulis, kalau ditulis dengan huruf kecil, terasa janggal. Cuma 1 huruf dan terletak di tengah atau akhir kalimat, kalau ditulis "i" rasanya agak janggal. Mungkin karena tidak terbiasa saja ya? Padahal dalam bahasa Inggris ada "a" (a book = sebuah buku) dan kita biasa saja melihat 1 huruf a (kecil) dan berdiri sendiri.

Atau mungkin karena itu kata ganti orang sehingga harus pakai huruf besar (kapital)? Bisa jadi seperti itu. Uniknya, kata ganti orang yang lain tidak menggunakan huruf besar jika di tengah atau akhir kalimat (you, he, she, they, dan yang lain), begitu pula (kamu, kau, dia, dan yang lain). Jadi kata "I" dan "Anda" adalah kata ganti yang istimewa atau tepatnya diistimewakan.

Hmmm ... kata "I" dan "Anda" sama-sama kata ganti orang, tapi "I" (saya/aku) adalah kata ganti orang pertama tunggal, sedangkan kata "Anda" adalah kata ganti orang kedua tunggal. Mungkinkah dari hal ini, bahasa Inggris cenderung egois (mementingkan diri sendiri, tak peduli aku ada di awal, tengah, ataupun akhir), kata "I" harus ditulis dengan huruf besar.

Bahasa Indonesia, kata "Saya/Aku" hanya ditulis dengan huruf awal kapital jika di awal kalimat, tapi jika di tengah atau belakang, cukup ditulis "saya/aku". Dalam bahasa Indonesia, justru lawan bicara (sekarang istilahnya kawan bicara, orang yang diajak bicara, khususnya kata "Anda") yang harus ditulis dengan huruf awal besar "Anda" di mana pun kata itu berada. Bahasa Indonesia menghargai orang yang diajak bicara dengan menuliskan "Anda" bukan "anda".

Jangan dianggap terlalu serius ya, ini hanya pikiran iseng penulis saja.

Puisi: Terbanglah Garudaku

 

Sumber foto: Google

Terbanglah Garudaku

Waktu cepat berlalu,
dari seragam putih biru,
berganti putih abu-abu,
kini siap menuju lingkungan baru.

Mungkin itu dunia kerja,
atau berjuang meraih gelar sarjana,
karena kalian semua,
punya rencana berbeda.

Ibarat burung garuda,
kini kau tampak gagah,
lihat sayapmu nan perkasa,
cakarmu pun tlah ada.

Terbang dan jelajahi dunia,
bergerak menggapai cita-cita,
meski saat malam tlah tiba,
Garuda masih kembali ke sarangnya.

Suatu saat nanti,
kau akan mandiri,
membentuk keluarga sendiri,
tapi, jangan lupakan kami di sini.

Sebelum mengepakkan sayapmu,
ucapkan rasa terima kasihmu,
kepada para guru,
yang telah memberi bekal ilmu.

Juga kepada para sahabatmu,
yang tiga tahun bersamamu,
berjuang untuk maju,
yang menyisakan kenangan di kalbu.

Kuatkan tekadmu,
siapkan tenagamu,
kepakkan sayapmu Garuda-ku,
doa kami selalu bersamamu.

HFJ (02042022)

abcs