Suara yang Menghanyutkan Itu...

Minggu, 6 Maret 2011 penulis sekeluarga mengunjungi mall Paris van Java (PvJ) Bandung. Sewaktu selesai mengantar Revata (Ray) si bungsu anak penulis yang mau pipis, telinga penulis menangkap suara merdu yang sangat menarik perhatian. Langsung saja penulis hampiri. Seorang musisi (yang akhirnya penulis ketahui bernama Pacha) sedang unjuk kebolehan memainkan alat musik tradisional dari pegunungan Andes, Zampoñas dan Quenas (sejenis flute yang terbuat dari bambu). Kadang ditambah perkusi yang terbuat dari cincin-cincin kayu yang dirangkai dengan seutas tali menjadi seperti kalung. Suara perkusi ini juga unik.

Ini untuk kali kedua penulis mendengar suara indah dari permainan Pacha. Pertama penulis melihat penampilan Pacha di Istana Plaza (IP) Bandung sekitar 1 tahun yang lalu. Suara alat musik itu sungguh menghanyutkan. Enak didengar, menenangkan, menyejukkan, dan menghayutkan! Apalagi penulis mendengarkan secara live sambil melihat aksi Pacha yang penuh penghayatan. Tidak hanya lagu yang sudah familiar di telinga, musik tradisonal dari pegunungan Andes yang belum penulis kenal pun terdengar indah sekali di telinga.

Mendengar suara
Zampoñas dan Quenas yang dimainkan Pacha, seperti mengantar fantasi penulis ke sebuah tempat yang sangat jauh, dengan suasana yang tenang, menyentuh, dan menghanyutkan. Pada nomor tertentu, suara tiupan kedua alat musik ini memberi kesan mistis.

* * * * *

Musik yang dimainkan dengan alat musik ini, cocok sekali untuk pengantar tidur, meditasi, dan bersantai. Pas untuk Anda yang sedang ingin menyendiri dan menikmati waktu santai Anda.Musik memang bahasa universal, Anda tak perlu tahu arti syairnya (bila memang ada ada syair lagunya), cukup dengarkan saja. Ya, cukup dengarkan saja.

Ini juga kali ketiga penulis jatuh cinta pada pendengaran pertama. Pertama saat mendengar musik (instrumentalia) karya Kitaro yang terdengar mistis (sering penulis pakai untuk mengiringi permainan sulap penulis). Kedua: suara saxophone yang dimainkan Kenny G. Dan sekarang yang ketiga: permainan Zampoñas dan Quenas dari seorang Pacha. Kalau Anda melihat ada spanduk atau dapat info Pacha akan tampil di kota Anda, cobalah mampir dan dengarkan (biasanya main di mall dan GRATIS!). Anda tak akan menyesal. Dan, penulis yakin, Anda akan suka!

Ssst... jangan lupa beli CD musiknya agar suara merdu
Zampoñas dan Quenas dari Pacha Chalwanka terus menghibur dan menginspirasi semua orang di dunia.Ini sekilas biodata tentang Pacha dan Chalwanka yang penulis kutip dari brosur yang dibagikan:
 
Chalwanka : Ethnic Music of Andes Mountain South America

Chalwanka adalah group musik ethnic dri pegunungan Andes, Amerika Selatan. Chalwanka berasal dari bahasa asli Suku Inca yaitu bahasa Quechua (Kechua) yang artinya "Ikan Batu". Pendiri Chalwanka adalah seorang musisi yang bernama "Pacha" dari Peru. Dengan alat musik Zampoñas (Zamponyas) dan Quenas (Kenas). Beliau telah performance lebih dari 20 tahun ke beberapa negara di benua Eropa serta Asia. Dan selama 3 tahun terakhir berkarya di Indonesia. Pacha telah merilis 5 album original yang bisa dinikmati pendengar musik Indonesia. Sama halnya seperti Indonesia yang memiliki kekayaan budaya yang indah dan bernilai tinggi, peru pegunungan Andes juga memiliki kekayaan budaya yang sama. Ornamen-ornamen budaya yang unik dan indah juga disediakan Chalwanka demi memenuhi pengagum budaya. 

Anda yang tertarik dapat membeli CD-nya. Ada Romantic Song, Love Song, Nomad, Soul Sound, dan Holy Christmas. Penulis juga sempat mengabadikan penampilan Pacha.

Terima kasih Mr. Pacha yang telah mengenalkan suara alat musik yang begitu indah kepada banyak orang (termasuk kepada penulis). Teruslah berkarya dan menghibur banyak orang dengan kemampuanmu. Salut!

Biar tidak penasaran, seperti apa sih musik dari Peru yang dimainkan Pacha, ini penulis tampilkan 2 video-nya. Selamat menikmati...






NB:
 
Di brosur juga ditampilkan alamat website-nya: http://www.chalwanka.com/ tapi ketika coba penulis buka, Account Suspended.

Dari googling penulis mendapat info ternyata Chalwanka adalah duo asal Peru (Pacha & Yauri).




Zampoñas (kiri) dan Quenas (kanan)


Masih ingin mengenal Pacha Chalwanka lebih jauh? Mampir ke

www.Pacha-Chalwanka.blogspot.com

yang dibuat Papa Dhika Revata (salah satu fans Pacha Chalwanka)
dan dedikasikan buat Pacha Chalwanka.
Tinggal klik saja tulisan berwarna ungu di atas atau
yang di samping ini: Pacha-Chalwanka


4 Responses
  1. LP. Ario Nugroho Says:

    saya punya dua cd beli pas main di carrefour semarang, bagus banget. dimana ya bisa saya dapatkan cd nya lagi

  2. LP. Ario Nugroho Says:

    saya punya dua cd beli pas main di carrefour semarang, bagus banget. dimana ya bisa saya dapatkan cd nya lagi

  3. Hendry Filcozwei Jan Says:

    Pak LP. Ario Nugroho, coba mampir ke http://www.pacha-chalwanka.blogspot.com/

    Info lengkap ada di sana.


    Salam,

    Hendry F.Jan
    www.rekor.blogspot.com

  4. Anonim Says:

    chalwanka sya belum mendengar musik mereka, tp sya penyuka lagu instrument etnik, sya akan coba yg ini, oh iya sekedar sharing coba dengar juga band asal bolivia "phawak" ini lagu2x recomemded banget deh, bgi penyuka aura bolivia, andes, peru, sALAM

Poskan Komentar

abcs