Cerita Panjang dari Sebatang Rokok yang Pendek

  1. "Merokok Dapat Menyebabkan Kanker, Serangan Jantung, Impotensi dan Gangguan Kehamilan dan Janin”yang tertera di bungkus rokok, tidak terlalu berpengaruh bagi perokok.
  2. "Peringatan: Merokok Membunuhmu" yang jadi gantinya juga tidak banyak berpengaruh.
  3. Jika seseorang merokok dan beberapa saat kemudian orang tersebut langsung meninggal akibat asap rokok yang dihisapnya, mungkin orang-orang baru akan stop merokok. Selama tidak memberi efek langsung, cuek saja...
  4. Info mengenai bahaya merokok sudah sangat banyak, perokok tidak peduli (info bahaya merokok, silakan klik "Fakta Mengejutkan Tentang Rokok dan Perokok")
  5. Wanita merokok, tidak usah heran (bahkan wanita hamil sekalipun). Anak kecil merokok, tidak perlu heran. Seorang dokter merokok, ini baru heran.
  6. Perokok ditegur karena merokok di depan umum, mereka bisa lebih galak daripada yang menegur. Merokok adalah hak asasi (dia tak tahu, orang lain juga punya hak asasi untuk menghirup udara bebas asap rokok).
  7. Merokok dapat memperpendek usia seseorang (tangkisan dari perokok: hidup, mati, jodoh, rezeki,... ada di tangan Tuhan). Kalau belum ajalnya, orang tidak akan mati. Sayang tidak ada yang berani menguji teori ini dengan melompat dari gedung tinggi (di bawah hanya aspal atau semen, tak ada jaring penyelamat di bawahnya). Sambil melompat dari gedung tinggi Anda berucap, "Jika belum ajal, saya tidak akan mati."
  8. Cerita humor: Seorang perokok membaca berita di koran, merokok akan membunuhmu. Sejak saat itu, si perokok berhenti. Ya, sejak saat itu ia berhenti membaca koran (tetap melanjutkan merokok). 
  9. Saya yang mengendarai motor beberapa kali kelilipan debu rokok ketika dengan santainya perokok mengeluarkan tangannya dari jendela mobil sambil menjentikkan abu rokok dari rokok yang dipegangnya.
  10. Setiap ada wacana stop rokok demi kesehatan rakyat Indonesia, diskusi ini selalu beralih pada masalah "banyaknya manfaat rokok". Berapa banyak petani tembakau, penyerapan tenaga kerja (buruh pabrik rokok), penyumbang pajak terbesar, dan lain-lain. 
  11. Kontradiksi: Acara olahraga (di Indonesia dan juga dunia) yang bertujuan menyehatkan tubuh banyak disponsori oleh produsen rokok.
  12. Lucu juga rasanya bila mendengar seorang pria mengatakan bahwa ia sangat mencintai istrinya dan sangat menyayangi anaknya tapi merokok di dalam ruangan yang sama dengan istri dan anaknya. Juga mengurangi uang belanja dan uang jajan anak demi kelangsungan kebiasaan merokoknya.
  13. Panjang jika mau dituliskan kerugian yang disebabkan rokok: bahaya bagi perokok, bagi orang di sekitarnya (perokok pasif), bau yang ditimbulkan (tangan, pakaian, mulut,...). Api rokok sering menyebabkan terjadinya kebakaran, merusak banyak fasilitas umum, dan lain sebagainya.   


Untuk memperbesar tampilan, silakan klik pada gambar


Peringatan Bahaya Merokok (bagian ke-2)


Kandungan Racun Dalam Sebatang Rokok

0 Responses

Poskan Komentar

abcs