Rekoris Muri versi HFJ (A - E)

Di bawah ini data para rekoris Muri yang berhasil saya kumpulkan. Ada pun data yang ingin saya kumpulkan adalah:

  1. Nama lengkap rekoris, tanggal lahir (tanggal, bulan, dan tahun)
  2. Nomor rekor, keterangan tentang rekor yang dicapai (seperti yang tertulis di piagam rekor), serta bulan & tahun pencatatan rekor
  3. Alamat rumah (terutama nomor telpon rumah serta HP & alamat e-mail bila ada)
  4. Tolong beri keterangan pula seandainya selain tercatat di Muri, Anda juga tercatat di Guinness Book (tolong lampirkan hasil scan/ foto copy keterangan dari Guinness Book).

Bila Anda kebetulan seorang rekoris Muri (tidak masalah rekor Anda masih berlaku atau sudah terpecahkan oleh rekoris lain), tolong kirimkan data Anda ke: hfj1105@yahoo.com (harap lampirkan hasil scan piagam rekor Anda, tanggal lahir dan alamat lengkap Anda). Kirimkan semua hasil scan piagam rekor Anda, bila memenuhi syarat akan kami tampilkan. Lampiran hasil scan piagam rekor ataupun foto copy piagam rekor adalah bukti otentik bahwa Anda adalah rekoris dan agar data yang kami tampilkan bisa dipertanggungjawabkan.


Maaf, kami hanya menerima kiriman e-mail, kami tidak akan membalas e-mail yang masuk! Ayo kirimkan data rekor Anda!


Data Anda akan saya cantumkan di situs ini (bisa diakses/ dilihat oleh siapa saja di seluruh dunia). Saya juga mohon bantuan Anda menginformasikan alamat situs ini kepada teman Anda (terutama bila mereka adalah rekoris) agar nama mereka bisa tercantum di sini.


Rencana ke depan, kita (sesama rekoris Muri) sekian lama sekali bisa kumpul bersama. Mungkin 3 bulan sekali. Mengumpulkan rekoris se-Indonesia tentu bukan hal mudah, dan ini adalah “tugas” Muri. Contohnya acara Konvensi Muri pada 26 April 2000 di Istana Negara (masa Presiden Gus Dur) yang diikuti sekitar 160 rekoris (termasuk saya). Kapan ya ada Konvensi Muri ke-2? Saya hanya berharap suatu saat nanti, secara rutin, setidaknya rekoris Bandung bisa kumpul bersama. Adakah yang ingin jadi sponsor?


Kami lebih mengutamakan untuk menampilkan data rekoris perseorangan/ pribadi (rekoris atas nama yayasan/ institusi pemerintah/ lembaga nonprofit lainnya, masih mungkin ditampilkan di sini). Perusahaan komersil, misalnya rekor mie instan terbesar, keramas rambut dengan sponsor perusahaan shampo, dan lain-lain, kemungkinan besar tidak akan kami tampilkan di sini. Mereka punya situs sendiri untuk hal tersebut. Selain itu, ada pertimbangan lain yang tidak dapat kami sebutkan. Harap maklum bila ada rekor yang tidak kami cantumkan di sini (ini situs pribadi, bukan situs resmi Muri). Keputusan kami tidak dapat diganggu-gugat.


Urutan data yang kami tampilkan di situs adalah sebagai berikut:


Nama lengkap, (nomor rekor/ kategori rekor/ tanggal lahir rekoris/ bulan & tahun tercatat di Muri), keterangan rekor, kota asal rekoris


Kategori rekor terbagi menjadi:

  1. A = Paling/ ter (misal: rambut paling panjang/ terpanjang)
  2. B = Pertama (misal: wanita pertama yang jadi wasit sepakbola)
  3. C = Unik (misal: undangan berbentuk unik: kubus)
  4. D = Langka (misal: peristiwa langka, orang yang berhasil mengawinsilangkan 2 ikan berbeda jenis: Red Devil & Manaqueen)


Pada awalnya, di piagam Muri tidak tertulis nomor rekor-nya (data ini hanya ada di Muri), setidaknya sampai Oktober 1998. Entah sejak tahun berapa nomor rekor tercantum di piagam rekor. Tulisan xxxx artinya kami belum mendapat data nomor rekornya, xxxx artinya memang di piagam rekor tidak tercantum. Tanda merah (19xx atau XXX, nama kota) menandakan data tersebut belum kami peroleh.


Data tanggal lahir Anda (rekoris) yang kami minta adalah tanggal lahir lengkap (tanggal, bulan, dan tahun). Namun di situs ini, yang kami tampilkan hanya tahunnya saja. Tanggal lahir lengkap akan kami tampilkan bila rekor tersebut berhubungan dengan usia. Misalnya pendongeng termuda. Dengan data tanggal lahir lengkap, setidaknya pengunjung bisa tahu usia sang rekoris saat tercatat di Muri (dari tanggal lahir sampai bulan dan tahun sang rekoris tercatat di Muri). Ini penting bagi Anda yang mungkin akan memecahkan rekor tersebut. Sementara untuk data rekoris lain, kami hanya menampilkan tahunnya (setidaknya Anda bisa tahu kira-kira berapa usia sang rekoris).


Bila ada 2 atau lebih data rekor yang sama (keterangan rekornya sama), itu artinya ada perbaikan rekor. Mana data rekor yang lebih baru (pemecahan rekor)? Bisa dilihat dari nomor rekornya, nomor rekor yang lebih besar, itu data yang lebih baru. Juga bisa dilihat dari kalimat rekornya, serta bulan dan tahun rekor itu tercatat di Muri/ bulan dan tahun yang tercantum di piagam Muri.


Dalam kalimat rekor biasanya tercantum ukuran rekor (misalnya manusia tertinggi 212 cm, lalu ada 219 cm). Tentu yang 219 cm adalah rekor baru. Untuk kalimat rekor, jangan berpatokan mana yang lebih besar itu rekor baru. Ini tergantung rekornya. Kalau rekor manusia terkecil, makin kecil angkanya, justru itu rekor barunya. Jadi harus teliti membaca kalimat rekornya. Tapi yang pasti, lihat nomor rekornya. Makin besar nomor rekornya, itu adalah data yang lebih baru. Begitu juga dengan bulan dan tahun tercatat di Muri, makin baru bulan dan tahunnya, itu rekor terbaru.


Data yang tercantum adalah data saat rekoris tercatat di Muri. Meskipun mungkin rekornya belum terpecahkan, bisa jadi data itu telah berubah. Kami contohkan data rambut terpanjang, manusia terberat, koleksi terbanyak,... Data yang disajikan adalah data saat mereka tercatat di Muri, seiring berjalannya waktu, data tersebut telah berubah/ bertambah. Bagi Anda yang merasa lebih dari data yang ada dan ingin tercatat sebagai rekoris, silakan konfirmasi ke Muri.


Data-data rekor di situs ini berasal dari Muri (selebaran yang dikeluarkan Muri, data yang terpajang di Muri yang kami catat,...), situs-situs di internet, koran, majalah,... yang dapat dipercaya dan dari rekoris yang bersangkutan yang kami wawancara.


Data di bawah ini belum lengkap (keterangan rekornya: berapa besar, berapa lama, berapa panjang, berapa banyak,..., juga nomor rekornya), kami mohon bantuan Anda untuk melengkapinya. Terima kasih...




Data Para
Rekoris Muri
disusun alfabetis, gelar dipindah ke belakang nama


A, B, C, D, E

  1. Abdurrachman Wahid, K.H., (0470/A/19xx/ April 2000), rekoris presiden RI tercepat melakukan kunjungan kerja ke mancanegara, beberapa saat setelah terpilih menjadi Presiden ke-4 RI, Jakarta
  2. Abu Naam, (0635/ A/ 19xx/ Nov 2001), rekoris lukisan airbrush terkecil ukuran:1 cm x 1 cm, XXX
  3. Agus Subagyo, (0570/ A/ 19xx/ Maret 2001), rekoris yang membuat patung Asmat terkecil dari batang korek api: 3 mm x 1,5 mm, ini memecahkan rekor atas namanya sendiri: 13 mm x 2 mm, Semarang
  4. Agus Subagyo, (0584/ A/ 19xx/ April 2001), rekoris pembuat patung Asmat dari sebutir beras (mengukir patung Asmat dari sebutir beras), replika pesawat tempur dari kertas berukuran 15 mm x 15 mm, dan replika burung dari kertas dengan ukuran 15 mm x 15 mm (masing-masing karya tersebut dikerjakan dalam waktu kurang lebih 20-25 menit), Semarang
  5. Alford, (xxxx/B/19xx/Xxx 19xx), rekoris yang melakukan aksi meloloskan diri di dalam air, Bandung
  6. Amabel Soewondo (Bella), (0563/ A/ 11 Juni 1996/ 18 Feb 2001), rekoris pemain biola profesional termuda: 4 tahun, 3 bulan, 5 hari, Bella memiliki kemampuan luar biasa dalam bidang memainkan biola, Bella mulai belajar biola sejak usia 3,5 tahun di bawah bimbingan Mr. Paul Situmpang (private course), dan dalam waktu singkat pada saat Bella berusia 4 tahun sudah menguasai banyak lagu, bahkan sering membawakan lagu wedding sebagai pembimbing jalan pengantin dengan biolanya dan selalu diiringi dengan gaya yang khas dari Bella, mulai tampil yang pertama kali pada 16 September 2000 pada wedding entertainment di Marriott San Fransisco Hotel, San Fransisco, Surabaya
  7. Aman Winarto, (0438/A/19xx/ Feb 2000), rekoris kuku jempol tangan kiri terpanjang: 12 cm, Gresik (rekor ini akhirnya ditumbangkan oleh: J. Ketut Wiana: 30 cm, Bali)
  8. A. M. Happy, (0434/A/19xx/Agust 2000), rekoris pembuat tumpeng terkecil: tinggi: 1,35 cm dan diameter : 1 cm, XXX
  9. Bayt Al-Quran & Museum Istiqlal, (0572/ A/ 19xx/ Maret 2001), rekoris pemilik Al Quran terbesar: ukuran 280 cm x 187 cm dan ukuran box teks 234 cm x 165 cm, Al Quran ini dibuat oleh dua orang santri pimpinan KH Muntaha yaitu Abdul Malik & Hayatuddin dari Wonosobo, pemrakarsa-nya Taman Mini Indonesia Indah, Bayt Al-Quran dan Museum Istiqlal, Jakarta
  10. Bong Wei Ming alias Amin Hongsui, (xxxx/A/1950/ Okt 1996), rekoris pembuat replika lokomotif terkecil: panjang 1,7 cm, lebar 5 mm, tinggi 7 mm, Bandung
  11. Catririni S. Utami, Ir., (868/C/1963/Maret 2003), rekoris wanita yang memiliki keunikan letak organ tubuh bagian dalam terbalik (jantung sebelah kanan, usus buntu/ appendik di sebelah kiri, liver/ hati di sebelah kiri), Sidoarjo
  12. Cipto Pratomo, (0600/ A/ 1956/ Juli 2001), rekoris lukisan tunggal terpanjang, lukisan tentang kehidupan di atas kain tetoron sepanjang 168,20 meter, Banyumas
  13. Ciputra, Ir., (0486/A/19xx/Juli 2000), rekoris prestasi terbanyak dalam bidang real estate: 5 prestasi: pendiri Real Estate Indonesia (REI), Presiden Real Estate Indonesia (REI), pendiri Asosiasi Real Estate Asia, orang Indonesia pertama menjadi Presiden Asosiasi Real Estate Asia, orang Indonesia pertama yang menjadi Presiden Oganisasi Real Estate Dunia, Jakarta
  14. Dardjat Sukapradja, (0503/A/1930/Sept 2000), rekoris filumeni (koleksi kotak korek api) terbanyak (sekitar 6.000-an), berasal dari 5 benua dan koleksi tertua (merek De Vlinder buatan Belanda tahun 1880), Bandung
  15. Denny F. Kusumah , (0527/A/19xx/Agust 2000), rekoris pemrakarsa VW Combi dengan penumpang terbanyak: 55 orang, rekor lama: 45 orang, Bandung
  16. Denny F. Kusumah , (0528/A/19xx/Agust 2000), rekoris pemrakarsa VW kodok dengan penumpang terbanyak: 18 orang, Bandung
  17. Diduk Sanjaya, (0601/ A/ 19xx/ Juli 2001), rekoris penabuh gendang nonstop terlama: 15 jam, catatan sejarah rekor ini: Diduk Sanjaya tahun 1998: 12 jam, Husein Khan tahun 2000: 13 jam, Ambarawa
  18. Ecih Sukaesih, (0475/A/19xx/April 2000), rekoris rambut terpanjang: 240 cm, rekor sebelumnya: Cokorda Istri Anggraini asal Bali: 222 cm, Cirebon
  19. Edi Wijanarka, (0472/A/19xx/Sept 2000), rekoris joget dangdut putra terlama: 29 jam, 36 menit, rekor sebelumnya: Edi Wijanarka: 14 jam, 35 menit, Semarang
  20. Edwin Bangun bernama asli: Budi Setiawan) & Revi Affandy, bernama asli: Ismi Hariyati, (0610/ A/ 19xx/ Sept 2001), rekoris siaran radio nonstop terlama: 36 jam, rekor lama 32 jam atas nama Farhan & Indy Barend, Cirebon
  21. Ellydawati, (xxxx/B/19xx/ Xxx 19xx), rekoris pertama yang melahirkan anak kembar 5 (2 laki-laki, 3 perempuan), Bandung
  22. Empu Triwiguno, (0432/A/19xx/ Jan 2000), rekoris pembuat bedug terbesar dengan kayu sambungan: diameter : 2,15 meter, XXX

0 Responses

Poskan Komentar

abcs