Kasih adalah Tindakan, Bukan Cuma Diucapkan

Ini merupakan kisah nyata yang terjadi di China, seorang yang cacat memiliki kasih dan kepedulian yang begitu tulus sehingga mampu memberikan uang yang dimilikinya saat dilakukan penggalangan dana.

Orang cacat ini berjalan di depan meja "donation." Kami berpikir, dia akan lewat saja. Ternyata dia berkata: "Saya ingin menyumbang!" lalau dia menuang koin dari mangkuknya.

Para petugas mengulurkan tangan ingin membantu, tapi dia ingin melakukannya dengan tangannya sendiri.

Kami semua tak bisa berkata-kata. Ia memberikan semua yang diperoleh dengan usahanya sendiri, kepada lembaga amal.

"Saya masih punya uang," katanya dengan antusias sambil merogoh saku celananya. Ia mengambil beberapa lembar uang 10 dollar dan… menyumbang!











Makna dari kisah ini:
"Sesungguhnya jika kita berbuat kebaikan, Kita BUKAN hanya sedang membantu orang atau makhluk lain, namun sesungguhnya kita sedang membantu diri kita sendiri agar menjadi lebih bahagia. Pembaca, temukanlah kebahagiaan dengan memberi."

"Memberi tidak harus selalu berupa materi tetapi dapat dilakukan dengan jasa/ pelayanan, bahkan ketika kita dapat memberikan sebuah senyuman yang tulus kepada orang lain, hal itu sungguh sangat indah."


Sumber: Email kiriman Widya Putra
0 Responses

Poskan Komentar

abcs