Surat Konvensional dan Surat Elektronik

Penulis suka sekali berkorespondensi (surat menyurat) dan saat masih aktif (SMA-kuliah). Di mana pun penulis tinggal, rasanya pak pos pasti kenal (sering sekali menerima surat dari para sahabat pena), baik dari Indonesia maupun dari luar Indonesia. Di Indonesia, sahabat pena penulis ada dari kota Sabang hingga di Ujung Pandang. Sahabat pena penulis ada di kota: Medan, Padang, Jambi, Muara Bungo, Kuala Tungkal, Jakarta, Bandung, Solo, Semarang, Singkawang, Bali, Ujung Pandang (sekarang Makassar). Di luar negeri ada: Singapura, Kairo (Mesir), Eisenach (saat itu masih Jerman Timur). 


Dulu (sebelum zaman ponsel) komunikasi dengan surat-menyurat masih tren. Mengirim pesan masih dengan cara konvensional dan apa yang kita sampaikan lewat lewat kertas surat secara fisik memang berpindah dari kita ke teman kita di kota/ negara yang berbeda.

Rutinitasnya seperti ini:  kita menulis pesan di sehelai kertas, lipat, masukkan amplop, lem, beli prangko, tempel prangko, masukkan ke bis surat. Beberapa hari kemudian barulah surat itu sampai ke tujuan. Si penerima surat membalas kita juga harus melalui langkah-langkah tadi. Surat kita butuh waktu beberapa hari baru sampai ke tujuan dan harus menunggu lebih lama lagi hingga kita mendapat balasannya.

Melalui hobi ini pula kemampuan menulis terasah. Hobi mengumpulkan prangko (filateli) juga terjadi karena kegemaran berkorespondensi ini.

Itu dulu... Sekarang? Dengan kemajuan teknologi, kita bisa memanfaatkan surat elektronik (surel) atau bahasa Inggrisnya electronic mail (email). Atau teknologi ponsel yang menyediakan fasilitas SMS, BBM, dan segala fasilitas chatting gratis seperti Line, Kakao Talk, We Chat, dan lain-lain. Semuanya menjadikan komunikasi dengan tulisan jauh lebih mudah dan cepat. Hanya dalam hitungan detik, bukan hitungan hari.

Kita kirim sekarang, sekarang dibaca oleh teman kita, langsung dibalas, dan langsung kita baca saat itu juga. Jauh lebih cepat, murah, dan praktis. Jika kirim berita tidak disertai dengan benda lain secara fisik (kirim prangko, stiker, atau barang kecil lain), tentu email, SMS, dan sejenisnya jauh lebih cepat, murah, dan praktis. Kirim foto dan video pun dengan mudah dapat dapat dilakukan.

Untuk bisa mengirim dan menerima email, kita tinggal daftar dan gratis. Selain mengirimkan  pesan berupa tulisan, kita juga mengirim foto dan file kerja/ dokumen seperti file Ms Word, Exel, sampai file ebook .pdf.

Banyak situs yang menyediakan fasilitas email gratis seperti hotmail, yahoo, gmail, dan masih banyak lagi. Tinggal pilih, daftar, dan manfaatkan.


Selengkapnya, silakan klik: Fasilitas dan Kreativitas di Dunia Maya
0 Responses

Poskan Komentar

abcs