Masalah BBM + Kemacetan = Solusinya Mobil Murah???

 Sumber: Kompas

Kemacetan di kota besar (khususnya Jakarta)

Sumber: Kaskus

 
Sumber: Tribun News


Sumber: Okezone

Sumber: Aktual

Yang penulis soroti di sini adalah logika berpikir tentang kehadiran mobil murah seperti kalimat awal berita: 

"Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengklaim pengadaan mobil murah tidak akan meningkatkan angka kemacetan sebagaimana dikhawatirkan banyak pihak. Sebaliknya, Kemenhub menilai kemacetan bukan karena adanya pengadaan mobil murah."

"Menteri Perindustrian, MS Hidayat keukeh mobil murah atau low cost green car (LCGC) bukanlah penyebab kemacetan." 

Menurut penulis, jalan dan kendaraan adalah 2 faktor yang berperan besar dalam kemacetan. Yang lain bisa: bagaimana transportasi massal, perilaku orang berkendara (disiplin atau tidak), kondisi jalan (bagus atau berlubang, ada genangan air atau tidak bila hujan), pengaturan jam kerja dan jam sekolah, dan masih banyak lagi.

Logika penulis (faktor lain dianggap tetap): jika kendaraan ditambah (dengan adanya kebijakan mobil murah) sedangkan kita tahu ruas jalan sangat lambat pertambahannya, jelas sekali kebijakan mobil murah (menambah jumlah mobil di jalan raya) ini jelas akan memperparah kemacetan.   

Kalau pernyataannya: Kehadiran mobil murah memang menambah kemacetan tapi tidak signifikan mungkin logika berpikirnya masih bisa diterima. 

Tapi rasanya jika seseorang "diserang" pasti reaksi awalnya adalah membela diri. Ucapan yang dikeluarkan pun umumnya berlawanan (membantah) apa yang dikatakan pihak yang menyerang meskipun terkadang terdengar tidak masuk akal. 

Kita tahu bahwa baru saja pemerintah menaikkan harga BBM (mengurangi subsidi) dan menganjurkan hemat energi (karena BBM termasuk sumber alam yang tak dapat diperbaharui), menambah jumlah mobil dengan program mubil murah jelas akan menambah pemakaian BBM (meskipun nantinya mobil ini tidak memakai BBM bersubsidi), tapi setidaknya pemakaian BBM akan bertambah. 

Pemerintah kota besar (terutama Jakarta) sedang berjuang mengurangi kemacetan (salah satunya dengan menyediakan transportasi massal yang nyaman) dan membuat kebijakan agar orang-orang mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, kebijakan mobil murah justru memberikan kesempatan orang untuk lebih mudah memiliki kendaraan pribadi. 

Khusus buat Jokowi-Ahok, PR untuk mengatasi segala problem di Jakarta yang sudah menumpuk sekian lama (termasuk kemacetan) belum sepenuhnya bisa diatasi, sekarang bakal ada tambahan permasalahan untuk kemacetan (program mobil murah). Semoga diberi kesehatan untuk mengatasi problem yang semakin rumit ini.  



Baca juga:
  1. Fakta-Fakta yang Mengkhawatirkan (data tahun 2010: kemacetan, pertambahan kendaraan bermotor per hari, dan pertumbuhan panjang jalan)
  2. Demi Hemat BBM, Pejabat di India Berjalan Kaki ke Kantor

0 Responses

Poskan Komentar

abcs