Tuan Makan Senjata (Mulut-mu, Harimau-mu)

Ada orang yang sulit mengeluarkan uang. Anda akan menyebutnya apa? Hal itu sangat tergantung siapa orangnya.  

Dia kawan Anda. Anda akan mengatakan "Ia orang yang irit" lalu Anda akan mengemukakan berbagai alasan untuk mendukungnya.

Dia lawan (musuh) Anda. Anda akan mengatakan "Ia orang yang pelit" lalu Anda akan mengemukakan berbagai alasan untuk mendukung perkataan Anda.

Katakanlah ada penyanyi, suaranya tidak terlalu bagus, aksi panggungnya tidak keren, kostumnya norak, dan lain-lain. Ketika beritanya dimuat di internet, Anda menghujatnya habis-habisan, Anda harus bersiap mendapat serangan balik dari fans-nya. Komentar fans yang sering penulis baca: Kalau Anda tidak tidak suka, pindahkan saja channel TV Anda. Mengapa Anda tetap menonton jika Anda tidak suka? Gitu saja kok repot...

Itu bisa terjadi meski yang Anda katakan memang jelek (tapi di mata fans-nya, Anda-lah yang jelek).

Lantas bagaimana jika yang Anda jelek-jelekkan orang, yang justru dianggap orang banyak adalah seseorang yang baik, sosok teladan, jujur, merakyat,... (setidaknya saat beliau menjabat di tempat sebelumnya)? 
  
Inilah yang terjadi pada video di bawah ini. Silakan lihat video-nya lalu klik tulisan berwarna di bawah video tersebut, Anda akan dibawa ke situs YouTube dan Anda akan membaca puluhan sampai ratusan komentar para penonton video tersebut.





Klik juga links ini untuk membaca komentar-komentar yang akan membuat Anda tertawa dan terharu (begitu cintanya rakyat pada sosok Jokowi): Jokowi Dicela Anggota DPR, Pemirsa Balik Mencerca


NB:
Judul tulisan "Tuan Makan Senjata" bukan keliru ketik, tapi sengaja di-keliru-kan dari pepatah asli "Senjata Makan Tuan."

0 Responses

Poskan Komentar

abcs