Momen "Bebas" Melanggar Aturan

Tulisan ini bukan ingin mengajarkan Anda melanggar aturan. Ini hanya pengamatan penulis dari keadaan yang ada.

Peraturan yang penulis maksud di sini adalah peraturan lalu lintas. Umumnya saat Anda melanggar peraturan lalu lintas (naik motor tak pakai helm, berboncengan lebih dari 3 orang, berputar atau belok di tempat yang ada larangannya, atau hal lain), atau naik mobil bak terbuka (seharusnya mobil bak terbuka untuk angkut barang, bukan angkut penumpang), atau mungkin Anda duduk di kap mobil.

Pada momen biasa, pelanggaran tersebut akan ditilang oleh polantas (termasuk tidak bawa atau tidak punya SIM dan STNK jika Anda diperiksa). Kalau menurut aturan sih... yang dikecualikan adalah mobil polisi, pemadam kebakaran, ambulance, atau pejabat (sesuai yang telah disebutkan dalam undang-undang seperti RI 1),... Tapi pada momen berikut ini, orang awam pun biasanya aman...

Momen apa yang membuat pengguna kendaraan tidak akan ditindak? Biasanya momen seperti ini:

  1. Rombongan suporter (biasanya suporter sepak bola). Tak pakai helm, naik motor berempat,... aman saja. Ini kalau dalam rombongan besar lho (rombongan ormas juga sama). Jika Anda pakai kaos bola atau dengan atribut ormas dan hanya sendirian, tetap saja akan ditilang.
  2. Anda mengendarai motor di belakang rombongan yang akan mengantar ke pemakaman. Anda tanpa helm, naik motor berempat,... bebas. Bahkan Anda bisa menyetop kendaraan dari arah lain agar rombongan Anda bebas hambatan.
  3. Nah...yang satu ini trik teman saya. Dia tidak punya SIM motor, tapi berani bawa motor (biasanya dia bawa mobil). Bagaimana bisa lolos ya? Ada momen tertentu katanya. Pertama: jalan saat sholat magrib. Yang kedua jalan saat waktunya Jumatan. Tapi ini ditunjang oleh rasa  percaya diri dia juga sih. Sejauh ini, aman-aman saja katanya.
  4. Momen lain mungkin saat malam tahun baruan ya... Naik motor bertiga atau berempat, tanpa helm, sambil niup terompet...





0 Responses

Poskan Komentar

abcs