Karya Kreatif Seniman Jalanan

Anda mungkin sering melihat coretan (graffiti) di rambu lalu lintas, tembok jalanan, pintu ruko, dan fasilitas umum lainnya. Bagaimana pendapat Anda?

Menurut penulis, sebagian besar merusak pemandangan. Hanya gambar asal-asalan atau tulisan nama gank/ kelompok mereka. Tidak ada nilai seninya dan tak sedap dipandang. Mungkin karena yang mencoret kurang pintar menggambar? Mungkin saja. Kalau kurang pintar menggambar, sebaiknya coretlah dinding rumah Anda, jangan di fasilitas umum.

Di bawah ini penulis tampilkan beberapa coretan karya seniman jalanan atau boleh juga disebut karya seniman yang bisa dinikmati di jalanan (kayaknya sih... ini bukan di Indonesia). Di beberapa tempat di Bandung penulis pernah melihat mural (lukisan di dinding) karya anak-anak sekolah dan juga seniman yang memang mempercantik kota.

Mudah-mudahan foto-foto di bawah ini menginspirasi yang suka corat-coret untuk membuat karya kreatif yang sedap dipandang mata dan mempercantik kota.

Foto-foto di bawah ini lebih ditekankan pada kejelian pelukis melihat sesuatu dan menjadikannya bagian dari lukisan atau ide yang pas untuk sebuah gambar yang tepat. Seperti rumput liar di trotoar yang jadi pompom yang biasa dipakai cheerleaders, dan mulut terowongan yang dibuat jadi gambar mulut manusia yang "menelan" setiap mobil yang lewat, dan tutup saluran air yang selalu mengeluarkan uap panas dilukis jadi secangkir kopi panas. Kreatif ya?



Rumput di Trotoar Jadi Pompom


Terowongan Jadi Mulut


Penutup Lubang Saluran Air Jadi Secangkir Kopi Panas


Posting ini mirip dengan posting sebelumnya dengan judul: "Ide Kreatif: Manfaatkan yang Ada." Untuk membacanya, silakan klik: "Ide Kreatif: Manfaatkan yang Ada"


0 Responses

Poskan Komentar

abcs