Kreatif dalam Bermain Kata

Penulis sering memperhatikan kalimat yang dipakai dalam sebuah produk. Entah apa istilahnya dalam dunia periklanan (motto, semboyan, tagline atau apalah...). Misalnya seperti ini: Teh Botol Sosro: "Asli dari Sang Ahli."

Penulis senang memperhatikan kalimat-kalimat seperti itu. Banyak kalimat-kalimat bagus yang penulis temukan. Kok bisa ya mereka menemukan kalimat yang bagus seperti itu?

Tidak mudah mendapatkan kalimat-kalimat singkat, bagus, enak didengar dan mudah diingat masyarakat. Yang pada akhirnya melekat di benak konsumen dan tanpa sadar produk inilah yang jadi pilihan waktu akan membeli.

Dalam menulis, sebenarnya penulis "ogah" menuliskan nama produk. Untuk apa? Penulis tidak dibayar kok. Tapi karena menulis tentang hal ini, mau tak mau penulis terpaksa menyebutkan mereknya. Tapi semua itu semata-mata hanya untuk kelengkapan data tulisan ini.

Ini beberapa kalimat iklan produk yang menurut penulis bagus. Urutan berdasarkan susunan abjad nama/ merek produk.

  1. Dancow: Aku Dan Kau Suka Dancow
  2. D'Cost: Mutu Bintang 5, Harga Kaki 5
  3. Eski (permen, kalau tak salah): Pedasnya Pas, Sedapkan Napas
  4. Sosro: Asli dari Sang Ahli
  5. Pegadaian: Mengatasi Masalah Tanpa Masalah
  6. Philips: Terus Terang Philips Terang Terus
  7. PLN (layanan konsumen di nomor 123): Top Tanpa Tip dan Tuntas Tanpa Tatap (sama-sama 3T)


Kalimat-kalimat ini ada yang seperti pantun (berakhiran sama: asli dan ahli), ada yang permainan huruf pembentuk kata (pedas dan sedap), ada yang membalikkan kata (terus terang jadi terang terus), dan lainnya.

Sekali lagi, tidak mudah mencari kalimat seperti itu. Tapi mudah-mudahan contoh yang penulis berikan bisa menginspirasi Anda yang sedang mencari ide kalimat yang bagus untuk produk atau perusahaan Anda.

Kalau sudah coba tapi tidak mendapatkan kalimat yang bagus? Penulis ada tips. Pakai saja kata "nya" pada tengah kalimat (sebelum tanda koma), dan akhir kalimat. Kalimat seperti inilah yang paling sering penulis temukan. Mudah sekali membuatnya untuk produk apa pun.

Misal Anda menjual mie. Tinggal sebut apa yang akan Anda tonjolkan. Rasanya enak dan harga murah/ terjangkau?

Misalkan nama produk mie Anda: Mie Cap Jempol. Kalimatnya bisa seperti ini:
"Enak mie-nya, murah harganya."

Anda tukang jahit yang kerjanya cepat dan rapi?
"Cepat selesainya, rapi jahitannya."

Anda jualan bakso:
"Sedap baksonya, terjangkau harganya."

Mudah 'kan? Tapi maksud tulisan ini adalah menebar virus kreatif. Mengajak Anda berpikir kreatif, cari sendiri kalimat yang bagus. Kalau tidak dapat juga, barulah pakai kata ajaib tadi, yakni akhiran "nya."

Kalau mau dibuat kalimat untuk posting dalam labels "Berpikir Kreatif" ini, apa kalimat yang bagus? Penulis cari, dan langsung dapat:

"Berpikir Kreatif, Hasil Positif"

Keren 'kan? Jangan buru-buru menyerah lalu pakai "Kreatif Isinya, Positif Hasilnya" atau "Bagus Tulisannya, Bermanfaat Isinya." Mengapa? Karena yang seperti itu sudah sangat banyak di pasaran. Carilah yang berbeda dari yang lain sehingga produk Anda jadi lebih diingat.

0 Responses

Poskan Komentar

abcs