Banyak Penipu, Rekening Bersama Solusinya

Beberapa kali penulis membaca tentang rekening bersama (rekber), tapi masih belum begitu jelas apa maksudnya. Tulisan itu penulis baca di kaskus ketika iseng browsing. Ada yang mengeluh ditipu oleh penjual (jual beli via dunia maya). Setelah transfer uang, barang tak dikirim, HP penjual sudah tak bisa dihubungi. Lalu ada yang menjawab, kalau untuk pembelian ke penjual yang baru (belum dikenal reputasinya) mengapa tak pakai rekening bersama?

Kebetulan punya teman di dunia maya yang aktif di kaskus dan tahu tentang rekening bersama, maka penulis ngobrol (chat via YM). Hasil obrolan itu penulis tuangkan ke dalam tulisan ini.

Tipu menipu tidak hanya terjadi di dunia nyata, tapi juga di dunia maya. Malah di dunia maya lebih sering karena penjual (atau siapa pun) lebih mudah menghilang dan sukar dtelusuri jejaknya.

Bagi yang ingin bertransaksi (berbelanja) di dunia maya, memang harus ekstra hati-hati berbelanja di tempat yang belum begitu dikenal reputasinya (terutama perorangan). Sering terjadi penipuan (barang yang dikirim tak sesuai spesifikasi yang ditawarkan, susah mengajukan komplain, sampai barang tak dikirim).

Untungnya ada yang menawarkan solusi (melihat persoalan dan menangkap peluang bisnis), yakni rekening bersama.

Apa itu rekening bersama? Dia berperan sebagai orang ketiga. Misalnya saja penjual si A, pembeli si B, dan si C adalah pemilik rekening bersama (yang menawarkan solusi).

Si B ingin membeli barang, maka dia bisa SMS kepada si penjual (A) bahwa B akan menggunakan jasa rekening bersama, apakah si A sepakat? Kalau penjual yang serius ingin berbisnis (tak ada niat menipu) tentu saja tak masalah. Kalau setuju maka si B transfer uang (sebesar nilai transaksi + biaya untuk pemilik rekening bersama) ke si C. Setelah Si C terima uang, maka C akan menghubungi A agar mengirim barang ke si B. Setelah terima barang (sesuai seperti yang dijanjikan penjual/ si A), maka si B memberitahu bahwa barang sudah diterima dan OK. Kini tinggal si C mentransfer uang ke si A sebesar nilai barang. Selesailah sudah.

Dengan demikian, penjual (A) tak bisa curang. Dia tak bisa mengirim barang yang tak sesuai atau tak mengirim barang dan membawa kabur uang pembeli karena uang ada di tangan C (rekening bersama) selama si B (pembeli) belum menerima barang dan setuju dengan barang yang diterimanya.

Solusi cerdas. Salut buat para pebisnis online yang menawarkan solusi ini. Salut juga kepada para pakar bisnis online yang jeli menangkap peluang bisnis di balik sebuah masalah. Solusi yang saling menguntungkan.

Mahalkah biaya yang harus dibayar untuk pemilik rekening bersama? Menurut penulis tidak. Biaya yang wajar. Mirip kita membayar biaya asuransi. Lebih baik keluar sedikit uang dan mendapatkan barang yang kita inginkan daripada gambling lalu kehilangan seluruh uang tanpa mendapat barang yang Anda pesan.
2 Responses
  1. Anonim Says:

    DENY HENDARMAN 085395896911 Nomer rek BRI 720001001122505 ,
    www.MANDIRIREKBER.com 089679124333,
    Tanggal 22 - sept - 2013, Saya beli barang Rp 2.225.000 , melalui www.mandirirekber.com ,
    barang tidak di kirim dan uang saya tidak dikembalikan,
    Semoga ALLAH SWT membalas apa yang telah diperbuat.Amiin.
    Beritahu semua rakyat indonesia, agar tidak tertipu olehnya.

  2. Hendry F.Jan Says:

    Turut prihatin jika memang demikian yang Anda alami. Penulis tidak bisa berkomentar karena belum punya pengalaman belanja online dengan jasa rekening bersama.

    Selama ini, baru sebatas teori mengetahui tentang rekening bersama ini.


    Salam
    Hendry F.Jan
    www.rekor.blogspot.com

Poskan Komentar

abcs