Bahasa = Budaya, Bahasa ≠ Agama



Seringkali pikiran kita telah terkotak-kotak. Bahasa tertentu identik dengan agama tertentu. Suku atau ras tertentu, identik dengan agama tertentu. 

Misalkan saja kita sebut suku Bali, pasti yang ada di benak kita, orang tersebut beragama Hindu. Orang Thailand, pastilah beragama Buddha, orang Arab atau yang bisa berbicara bahasa Arab pastilah beragama Islam, dan seterusnya. 

Dan kita akan merasa aneh sekali bila melihat orang Bali tapi bukan beragama Hindu, contohnya.

Sebenarnya tidaklah demikian. Suku atau ras tertentu memang terkadang identik (mayoritas beragama tertentu), tapi itu hanya mayoritas. Ada kok yang berbeda, dan mereka boleh berbeda karena itu pilihan pribadi

Bahasa dan seni adalah bagian dari budaya, dan tidak identik dengan agama. Toh...kita boleh belajar bahasa apa saja, belajar seni apa saja. Kita bisa belajar dansa (asal Eropa) yang kebanyakan dari mereka beragama Kristiani tanpa harus jadi Kristiani. Anda pun bisa jadi pemain barongsai (karena barongsai itu seni budaya Tionghua) tanpa harus pegang hio dan sembahyang di kelenteng dulu. 


Sebenarnya juga bukan hal yang aneh seorang mahasiswi berjilbab (yang tentunya seorang muslim) fasih berbahasa Mandarin/ Tionghua. TKI yang kerja di Hong Kong pun dengan fasihnya berbicara bahasa Kanton/ Cantonese. Tapi karena pikiran kita yang terkotak-kotak, kita merasa aneh. 

Penguasaan bahasa apa pun tentu berguna. Semakin banyak bahasa yang kita kuasai, kita semakin mudah belajar, misalnya baca buku yang menggunakan huruf tertentu atau bahasa tertentu. Wisata ke negara yang menggunakan bahasa tersebut pun membuat kita jadi lebih mudah, tanpa harus menggunakan bahasa Tarzan/ isyarat.

Lantas kalau lihat orang bisa bahasa tertentu kita tidak perlu salut? Tentu tetap salut dong. Penulis yang memang keturunan Tionghua saja salut banget pada mahasiswi ini yang begitu fasih berpidato bahasa Mandarin/ Tionghua.  


NB: 
Waktu menjelajah situs YouTube, eh... penulis menemukan vide seorang presenter Chinese dari stasiun CCTV yang membaca berita dalam bahasa Arab dengan fasih.  Jadi sekalian saja dimasukkan ke sini.



Semua bisa kalau mau belajar... Mari kita simak 2 video YouTube ini







0 Responses

Poskan Komentar

abcs