Sosok Inspiratif: Gubernur DKI Jakarta, Pak Jokowi

Silakan saksikan video YouTube ini: 




Setelah menonton video ini, pendapat penulis:
  1. Salut untuk gebrakan-gebrakan Pak Jokowi. Rakyat memang butuh pemimpin seperti ini, merakyat (tanpa jarak seperti ini). Bukan pemimpin yang sulit ditemui untuk mengadu (ada pasukan berlapis yang menjaganya). Sering di lapangan daripada di belakang meja, transparan. Bukan hanya diakui di Indonesia, Jokowi pun diakui dunia dan terpilih sebagai Walikota Terbaik Dunia. Klik: Peringkat 3 Walikota Terbaik di Dunia.
  2. Tidak perlu gembar-gembor saat kampanye, akan mensejahterakan rakyat, membela kepentingan rakyat, dan segala program muluk-muluk. Bisa memangkas birokrasi seperti saat Jokowi di Solo (buat KTP cuma Rp 5.000 dengan waktu 1 jam) itu saja dulu. Selanjutnya memangkas birokrasi di segala bidang. Sudah saatnya: Kalau bisa dipermudah, mengapa harus dipersulit? Bukan sebaliknya. Sebagai seorang pemimpin, sesulit apa sih memangkas birokrasi? Apakah hal sesederhana ini saja tak mampu??? Cukup pasang spanduk/ banner besar tentang segal peraturan untuk pengurusan dokumen, waktu maksimal, pasang nomor HP yang bisa dihubungi bila ada yang nakal langsung lapor dan akan ditindak. Jika pemimpin bersih dan tegas, adakah bawahan yang berani melanggar???
  3. Banyak gebrakan yang telah dilakukan. Pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Jakarta Timur salah satunya. Bukan di gedung ber-AC. Di tengah-tengah pemukiman rakyat, tanpa tutup lagi (kepanasan, biar bisa tahu bagaimana permasalahan yang dihadapi rakyat yang dipimpinnya), dan yang pasti hemat banyak biaya.  
  4. Langkah Jokowi yang tidak mengambil gaji selama menjabat Walikota Solo, mungkin sudah bisa jadi cerminan seperti apa sosok beliau. 
  5. Jadi ingat waktu akan pelantikan gubernur Jokowi dan wakilnya, Ahok. Banyak yang mencuri kesempatan mengkritik, biaya-nya terlalu besar sampai 1 miliar lebih. Padahal pasangan Jokowi-Ahok justru tidak tahu siapa yang menetapkan anggaran sebesar itu. Bukankah ini dipersiapkan untuk pelantikan gubernur Foke-Nara? Jadi berpikir: Andaikan Foke-Nara yang menang, apakah ada sekian banyak politisi, pengamat, atau siapa saja yang akan teriak bahwa biaya itu terlalu besar??? Baca: Rakyat Merdeka, Jakarta Tribun News, Ciri Cara     
  6. Coba baca ini (tinggal klik saja):  Teladan Itu Bernama Joko Widodo dan ini: Jokowi Beli Sepatu Rp 75 Ribu, Bayar Rp 100 Ribu
  7. Penulis rasa, inilah sosok pemimpin yang selama ini didambakan rakyat. 
  8. Ada yang mengatakan kerja Jokowi turun ke lapangan hanya pencitraan. Memang sih... sejak di Solo beliau melakukan pencitraan dengan melakukan yang tak biasa dilakukan pejabat. Dekat dengan rakyat, tidak suka birokrasi yang menyengsarakan rakyat dan menjauhkan pemimpin dengan masyarakatnya. Sayangnya pencitraan sepanjang melaksanakan amanat ini tidak banyak ditiru pejabat lain. Yang lain hanya pencitraan menjelang pemilu atau saat kampanye saja (ramah, dekat dengan rakyat,...), setelah terpilih, kembali ke citra aslinya (galak dan mengambil jarak dengan rakyat yang dipimpinnya).
  9. Penulis rasa, inilah momen yang tepat bagi kebangkitan bangsa Indonesia. Jika selama ini sering dikeluhkan tak ada teladan, sekarang sudah ada. Posisinya pun di ibukota negara yang selalu disorot (tiap hari bisa disaksikan di TV atau lihat di internet seperti YouTube, atau baca di koran). Di zaman canggih seperti sekarang ini, tak perlu beranjak dari kursi Anda pun, Anda bisa tahu apa yang terjadi di dunia. Apalagi yang kurang? Tinggal keMAUan saja. Maukah pejabat lain meniru aksi Jokowi dan Ahok? Buat pembaca blog ini, berikan info dong apakah di kota Anda pemimpinnya juga begitu berani memberantas korupsi, menolak birokrasi, dekat dengan rakyatnya,...?  Jika ada, tuliskan nama pejabatnya dan kota Anda. Sepak terjang mereka juga layak diapresiasi agar semakin banyak teladan di negeri ini. 
  10. Penulis tidak bermaksud mengkultuskan atau terlalu memuja-muja seseorang termasuk sosok Ahok. Kalau ada kebijakan mereka yang kurang bagus, kita juga tetap harus mengkritisi. Tapi tentu yang logis saja. Nilai kinerja mereka, jangan menyerempet ke pribadi apalagi SARA. Disukai atau tidaknya, penulis rasa Anda bisa lihat dari pengunjung video ini di YouTube, lihatlah berapa komentar yang pro dan kontra, berapa yang kasih jempol ke atas dan jempol ke bawah. 


Baca juga: Sosok Inspiratif: Wagub DKI Jakarta, Ko Ahok

Mau lihat video Jokowi - Ahok yang lainnya? Silakan klik: Video Pemprov DKI
0 Responses

Poskan Komentar

abcs