Terjemahan, Terinspirasi, Plagiat???

Dalam dunia musik, penulis sering mendengar ada lagu yang banyak kemiripannya dengan lagu lain. Penulis yakin, Anda pun pernah mendengar lagu-lagu seperti itu.

Menurut penulis ada 3 kategori. Memang lagu itu terjemahan (izin dulu ke penyanyi dan pencipta lagunya), ini tentu cara yang paling benar. 

Ada yang terinspirasi. Biasanya sih tidak terlalu banyak yang mirip. Sebaiknya ditulis di sampul kaset/ CD bahwa lagu dengan judul ini saat penciptaannya terinspirasi dari lagu ini. Ibarat dunia tulis menulis (seperti di blog juga), sebaiknya Anda menuliskan sumber (beri links) ke sumber tulisan Anda. 

Banyak sekali penulis lihat blog di dunia maya yang isinya bagus-bagus, namun hanya bermodal copy paste tanpa menyebut sumber (seolah tulisan itu hasil karyanya). Hanya mengejar target: banyak tulisan bagus, banyak pengunjung dengan cara paling mudah. Sehari saja Anda bisa membuat banyak sekali tulisan! 

Langkahnya hanya copy dari blog/ situs lain, paste ke blog Anda, publish. Beres! Tidak usah pikir dan cari ide lalu menggunakan otak Anda untuk menulis. Benar-benar hanya copy paste, edit pun tidak dilakukan sama sekali. Jadi ketika sebuah sumber salah menulis, semua tulisan (saling copy paste, kesalahan ketik atau kalimat yang lucu dan "nggak nyambung"-nya pun seragam).

Balik ke lagu. Yang ketiga adalah plagiat alias menjiplak. Hanya ganti syair lalu menuliskan namanya sebagai pencipta lagu. Penulis bukanlah pakar musik, jadi tidak bisa mengatakan mana yang terinspirasi dan mana yang menjiplak/ plagiat. Yang pernah penulis baca, jika 8 bar atau lebih sama, maka dikategorikan menjiplak/ plagiat. Ada komentar yang "membela" para penjiplak dengan mengatakan: notasi hanya do re mi fa sol la si, wajar dong kalau sama. Terus terang kalau itu dalihnya, mudah sekali mencipta lagu dengan mencomot dari lagu sana-sini, lalu jadi lagu baru. Toh dengan notasi itu, banyak kok lahir lagu yang sama sekali beda. 

Terinspirasi boleh saja, dan sebaiknya diakui. Lagu mirip? Bisa saja dan penulis percaya bisa saja mirip karena ada sekian juta atau mungkin miliaran lagu yang ada di dunia ini. Tapi kalau terlalu banyak yang mirip atau bahkan sama persis, kok berani mengakui lagu itu hasil ciptaannya? 

Coba saja kita diminta membuat tulisan tentang kucing. Judul terserah Anda, isinya terserah Anda. Mungkin saja bisa mirip, kita sama-sama cerita tentang kucing milik kita, warnanya sama. Tapi apa mungkin semuanya mirip? Ada yang cerita ukurannya, makanan kesukaan, beli atau dapat di mana, pernah mengalami apa (kecelakaan, berantem dengan kucing lain), paling dekat sama siapa, dan berjuta cerita lain. Dan, yang paling tidak mungkin rasanya adalah: dari awal sampai akhir kalimat dan tanda bacanya, semua sama persis. Kita menulis di tempat berbeda, kita tidak saling kenal, kok bisa sama persis sampai titik komanya??? 

Ketika menyusuri YouTube, penulis menemukan banyak sekali file lagu yang disebut-sebut menjiplak/ plagiat. Sekali lagi, penulis bukan pakar musik, penulis serahkan kepada Anda saja. Silakan klik saja links-nya (tulisan yang berwarna, selain warna hitam tentunya) jika ingin mendengarkannya.


Ada lagu yang memang terjemahan (izin dari pencipta dan penyanyinya untuk dinyanyikan dalam versi bahasa yang berbeda/ terjemahan atau liriknya berbeda arti sama sekali, hanya meminjam melodinya saja). Ini tentu cara yang fair/ jujur. Pemilik lagu tentu mendapat kompensasi. Mungkin contoh yang paling mudah adalah Fabrizio Faniello yang menyanyikan lagu "I No Can Do" yang merupakan versi bahasa Inggris untuk lagu Cari Jodoh dari Wali. 


Contoh Lagu Terjemahan (Izin Dulu)


Penulis belum menemukan contoh lagu yang menyebutkan bahwa terciptanya lagu itu terinspirasi dari lagu lain atau pencipta/ group tertentu karena memang nge-fans sama group musik/ penyanyi tertentu.

Benarkah lagu-lagu di bawah ini adalah karya plagiat??? Silakan Anda dengar dan nilai sendiri. Penulis hanya penikmat musik, dan tidak ada niat menjelekkan group musik tertentu.

Silakan cek sendiri:

  1. Aishiteru by Zivilia ---> Koko Ni Iru Yo by Soulja (atau ini: perbandingan Zivilia & Soulja) 
  2. Kekasih Tak Dianggap by Pinkan Mambo ---> Kekasih Tak Dianggap by Kertas Band (berubah jadi Armada Band?) ---> Change The World, Inu Yasha Theme Song by V6  (siapa yang jiplak siapa???)
  3. Teman Biasa by Janji Band ---> Salam Rindu by Tip Ex ---> Rambadia lagu daerah Tapanuli (jelas lagu Rambadia sudah lama sekali ada)
  4. Perbandingan Iwak Peyek by Trio Macan, Take 'Em All by Cock Sparrer dengan lagu suporter Olympiakos (yang menurut pengamat musik aslinya adalah lagu kepanduan berbahasa Inggris yang sudah lama beredar di daratan Eropa)
  5. Perbandingan: Cinta Itu Buta by Armada ---> Video Killed the Radio Stars by The Buggles
  6. Perbandingan 6 Lagu d'Masiv ---> Lagu Asing    
  7. Perbandingan Lagu-Lagu Cherrybelle ----> SNSD
  8. Perbandingan Adinda by Wali ---> Santorini by Yanni
  9. Perbandingan Nidji --> Band Asing
  10. Perbandingan Gak Ada Matinya by Seventeen --->Follow Through by Garvin Degraw
  11. Perbandingan Vierra ---> band/ penyanyi luar
  12. Perbandingan Lagu dan Konsep Foto: Cherrybelle, SM*SH, dll dengan Group Asing
  13. List Lagu-Lagu Plagiat (Banyak Sekali)   

Daftar ini akan jadi sangat panjang (masih akan terus ditambah). Penulis hanya coba "menyalin" dari YouTube ke sini. Benar atau tidak, Anda yang menilai.  

Terima kasih kepada Anda yang dengan kerja keras membuat video dan meng-upload-nya. Penulis tidak tahu dan tidak ingin tahu apa alasan mereka, tapi yang jelas hal seperti ini akan sangat baik untuk pembelajaran. Jika benar plagiat, penulis lagu harusnya malu dan belajar untuk membuat karya yang lebih baik. Terinspirasi boleh saja, tapi kalau mengambil nyaris 100% dan hanya membuat lirik baru, lalu menuliskan namanya sebagai pencipta lagu, itu kerterlaluan. Itu plagiat!

Mungkin seharusnya ada lembaga khusus yang menangani hal ini. Para penikmat musik yang merasa ada gejala plagiat, mengirimkan data ke lembaga tersebut. Lembaga musik yang berisi para pakar musik (dan independen) coba menganalisa. Jika termasuk plagiat, sebutkan lagu berjudul ini plagiat dari lagu berjudul itu. Bisa diberikan kepada wartawan atau ada buletin tersendiri atau ada situs/ blog tersendiri. Jika hanya terinspirasi umumkan bahwa lagu itu hanya terinspirasi, kemiripannya tidak sampai 8 bar.

Ini sebagai sanksi moral kepada pencipta lagu. dan, bukan tidak mungkin, sanksi hukum segera menyusul (tuntutan dari pencipta lagu yang dijiplak). Lembaga ini mirip KPK untuk kasus "korupsi lagu" (baca: plagiat lagu). Bagaimana???


Catatan:
Baca juga: Kebetulan Mirip, Terinspirasi, atau Plagiat??? 
0 Responses

Poskan Komentar

abcs