Suara Rakyat, Suara Golkar???



Sekarang ini memang masa kampanye, tetapi penulis tidak ingin bicara pemilu atau kampanye. Penulis hanya membahas dari sisi bahasa.

"Suara Golkar, Suara Rakyat" begitu slogan partai berlambang beringin ini. Menurut penulis, semestinya slogan itu dibalik baru lebih manis dan memikat hati.

Slogan "Suara Golkar, Suara Rakyat" menurut penulis, lebih pada pendekatan "top down" dari atas ke bawah. Apa yang disuarakan Golkar, rakyat harus ikut. Misalkan pada masa Orba dulu, pemerintah menginginkan si X jadi gubernur Yogya, tak peduli rakyat Yogyakarta ingin Yogya dipimpin Sultan dan penerusnya,  maka rakyat pun bergejolak. Maka, rasanya slogan itu akan lebih pas dan mantap jika dibalik.
 
Jika dibalik "Suara Rakyat, Suara Golkar" artinya lebih mengena karena bersifat "bottom up" alias suara dari bawah atau akar rumput, lalu akan diwujudkan dan menjadi suara Golkar. Apa yang menjadi kehendak rakyat, maka Golkar akan mendengar aspirasi tersebut dan mewujudkannya.

Bagaimana???


Sumber foto: Golkar
0 Responses

Poskan Komentar

abcs