Kriteria PTC Bagus versi Penulis

Penulis bukan pakar soal bisnis online (PTC misalnya), tapi boleh dong penulis membagikan tips memilih situs PTC (paid to click)yang bagus versi penulis. Kriteria ini berdasarkan info dari pakar PTC di internet dan pengalaman penulis sebagai clicker single fighter (klik sendiri tanpa punya referral) dan member standar alias daftarnya gratis.

  1. Modal PTC. Kata pakar PTC, lihat usia situsnya. Apakah nama domain itu masa kadaluarsanya masih lama. Cek pakai: who is Untuk apa tahu masa kadaluarsanya? Logika sederhananya dari dunia nyata: Anda ingin menanamkan uang ke sebuah perusahaan (investasi). Sering setelah orang investasi besar, pemiliknya kabur. Ruko yang megah itu ternyata hanya disewa untuk jangka waktu 1 tahun. Jadi cari tahu siapa pemilik ruko, tanya berapa lama dia sewa? Kalau dia sewa untuk 5 tahun ke depan dan sudah lunas, artinya modalnya lumayan, dan bisa jadi dia serius. Andai baru 1 tahun dia kabur, sayang 'kan uang sewa 4 tahun yang sudah dilunasinya? Kira-kira seperti itu. Kita lihat berdirinya kapan, sekarang usianya sudah berapa, kapan kadaluarsanya.
  2. Cari info. Banyak situs atau blog yang menyajikan info tentang PTC, mana yang bagus, mana yang SCAM. Forum adalah salah satu indikator bagus tidaknya PTC tersebut. Di sanalah para clicker akan berkomentar, kok PO saya belum juga diterima, mengapa begini, mengapa begitu. Kalau tak ada Forum di PTC itu, kita tak tahu siapa yang sudah dibayar, siapa yang belum. Baru penulis perhatikan, ternyata di bux3.com tak ada Forum-nya.
  3. Logis. Bayaran PTC per klik umumnya sekitar $ 0.01 atau Rp 100 per klik-nya. Ada yang lebih atau ada yang kurang sedikit. Kalau nilai per klik-nya besar/ sangat besar? Wajib waspada dan curiga. Mengapa? Andai ada orang yang mengajak Anda menanamkan uang padanya. Misalkan bank hanya memberi 5-6% bunga per tahun, kalau kita pinjam dari bank 10-11% per tahun. Nah... orang ini menawarkan bunga 5% per bulan alias 60% per tahun (tanpa harus potong pajak). Enak sih... Tapi apa Anda tak berpikir, uang Anda akan dia pakai untuk usaha apa yang bisa memberi keuntungan bersih di atas 60%? Mengapa usaha itu harus memberi keuntungan bersih di atas 60%? Ya, orang itu juga harus dapat untung dong. Untung 60% hanya untuk bayar bunga ke Anda. Kalau untung bersih 70% dia hanya dapat untung 10% per tahunnya. Perlu Anda ketahui, untung 70% itu harus untung bersih. Misal dia buka toko, artinya keuntungan kotor/ bruto-nya harus di atas 70% per tahun. Ya, dia harus bayar uang sewa ruko, gaji karyawan, rekening listrik, telpon, pajak, biaya hidupnya, dan lain-lain. Jadi keuntungan usahanya bisa 80%, 90%, 100% dan seterusnya. Kalau begitu, baru dia bisa bayar kembali uang modal Anda plus bunga 60%. Kira-kira usaha halal apa yang untungnya sebesar itu? Biasanya untung yang sangat besar dari usaha tidak halal (judi, narkoba, dan lain-lain). Kalau tidak halal, sangat besar kemungkinan ditangkap polisi, dan uang Anda tidak kembali. Kalau usaha halal dan untungnya tak sebesar bunga yang harus dibayarkan kepada Anda, solusinya tentu kabur.
  4. Hit and run. Teman saya yang bisa dikatakan pakar bisnis online mengatakan, "Terkadang, sebuah PTC bisa bertahan 3 bulan saja sudah bagus." Jadi banyak sekali PTC yang mati setelah usia 3 bulan karena berbagai hal. Ada yang kalah saingan (tidak ada yang pasang iklan), dicurangi clicker dengan segala macam cara (salah satunya pakai software autoclicker), atau memang sejak awal memang sudah berniat menipu. Buat situs PTC, terima iklan, kita daftar, pemilik PTC kabur bawa uang pemasang iklan tanpa bayar kita sebagai clicker. Bagi teman saya itu, solusinya adalah cari sendiri referral sebanyak mungkin atau beli/ sewa referral agar minimum PO (payout) segera bisa tercapai dan ambil uang/ PO. Ibarat di dunia tinju, pakai hit and run (cara aman) untuk mengalahkan musuh. Kalau PTC yang berniat menipu sejak awal, kita sudah sempat mencicipi PO lalu kita tinggalkan saja. Kita pukul, kita lari dulu, kalau kita rasa kondisi masih memungkinkan, dekati, pukul lagi, lari lagi. Kita tidak terkena pukulan he...3x. Tapi banyak juga PTC yang bertahan sampai lama (lebih dari 1 tahun), misalnya PTC favorit saya neobux, berdiri 10 Maret 2008, masa expired/ kadaluarsa situsnya: 10 Maret 2020. Masih lama banget! Penulis yang klik iklan single fighter dan pernah vakum cukup lama, sudah sempat 2 kali PO dari situs ini ($ 2.78 dan $ 5.93).
  5. Jangan serakah. Ada PTC yang nilai tiap klik iklannya besar (di luar tarif normal), iklan tiap harinya juga banyak, tapi syarat PO-nya besar misal $ 50. Sebagai clicker single fighter, sebelum minimum PO tercapai, situs PTC sudah mati. Kalau mau, cari sendiri referral sebanyak-banyaknya atau beli/ sewa referral (kalau PTC SCAM, tanggung sendiri). Penulis ibaratkan PTC itu stoples berisi kacang bermulut sempit dan tangan kita akan mengambil kacang. Ambil saja 1 butir kacang dengan cara menjepitnya dengan jari telunjuk dan jari tengah. Jangan ambil segenggam karena tangan Anda yang menggenggam tak mungkin bisa keluar dari stoples. Carilah PTC yang minimum PO-nya kecil. Yah... sekitar $1 atau $2 atau ada yang tanpa minimum PO (kapan pun bisa diambil). Sebenarnya nilai PO kecil bukan harga mati, tapi hitung sendiri dengan status single fighter, kira-kira berapa lama kita bisa PO. Jadi ada 3 variabel di sini: nilai per klik iklan, rata-rata jumlah iklan per hari, dan minimum PO. Saya contohkan di neobux yang nilai klik iklannya $ 0.01, tiap hari ada 4 iklan, minimum PO = $ 2. Sehari (0.01 x 4 = 0.04). Sebulan 30 x 0.04 = 1.2, maka 2 bulan = 2 x 1.2 = 2.4 artinya kurang dari 2 bulan kita sudah bisa PO. Kata teman saya PTC bisa tahan sampai usia 3 bulan saja sudah bagus, nah sebelum 3 bulan, kita sudah PO, jadi aman. Jadi jangan serakah melihat nilai per klik iklannya besar lalu tertarik. Lebih baik $1 atau $2 yang sudah masuk ke paypal kita daripada puluhan dollar tapi masih di rekening kita di PTC. Uang penulis: $ 14.85 di bux3.com dan $ 14 di bux.to (bisa dilihat saat masuk ke situs PTC tersebut, tapi hanya jadi hiasan dan tak dapat diambil). Lebih baik sedikit tapi nyata (ada di tangan) daripada banyak di khayalan. Ya tidak?
  6. Instant Payment. Ini kriteria tambahan. Kalau disuruh pilih antara instant payment atau tidak, tentu semua orang akan pilih instant payment. Kalau yang instant payment, begitu kita klik PO (mau ambil uang kita), dalam hitungan detik, uang itu langsung masuk ke rekening paypal/ alertpay kita. Kalau yang bukan instant payment, kita harus menunggu. Ada yang menunggu 2 minggu bahkan lebih. Pengalaman penulis, PO yang di-pending, akhirnya tidak dibayar. Jadi ibarat di dunia nyata, lebih baik PTC yang mau bayar tunai saat itu juga daripada bayar pakai cek mundur, pas mau dicairkan eh... cek kosong.
Semoga info ini berguna bagi Anda yang juga mau coba bisnis online PTC.

Info lain silakan klik: Anda Mau Barter PTC??? atau info lain silakan klik: Bisnis Online

0 Responses

Poskan Komentar

abcs