Mari Buktikan Secara Ilmiah

Penulis bukan orang yang tidak percaya kepada hal-hal di luar nalar (memang ada hal-hal di luar logika atau bahasa umum adalah hal gaib). Hal seperti itu memang ada dan terkadang sulit dibuktikan. 

Kita tidak bicara, mana Tuhan, buktikan bagaimana wujudnya, bla... bla... bla... Yang akan penulis bahas di sini adalah hal-hal keseharian yang sederhana. Banyak hal-hal unik, terasa ganjil, sebenarnya  fenomena alam biasa yang bisa dijelaskan secara ilmiah.

Semestinya kita yang sudah hidup di zaman modern ini, jangan mudah "tertipu" oleh kelicikan orang-orang (yang mencari keuntungan) dengan memanfaatkan kemajuan teknologi tapi mengatasnamakan kekuatan gaib, mukjizat, dan sejenisnya.

Jika Anda pernah menonton film, kita jangan sampai dijadikan seperti Nixau dalam film berseri "God Must Be Crazy". Ketika menemukan hal-hal tidak biasa (mungkin di luar jangkauan pikiran kita), jangan cepat menyerah dan langsung mengambil kesimpulan itu kekuatan gaib, mukjizat, dan sejenisnya.

Kita mungkin akan tertawa jika melihat dalam film/ sinetron, ada tokoh dari suku pedalaman yang jadi menyembah orang asing karena orang asing itu menyalakan korek api gas (suku pedalaman ini penyembah dewa api). Kita akan tertawa dan menilai orang pedalaman tersebut bodoh, karena "memunculkan api" dari genggaman tangan adalah teknologi biasa. Setiap orang bisa membeli korek api gas dan mampu "memunculkan api" dari genggaman tangannya kapan saja ia mau.

Di satu sisi, kita menertawakan perilaku orang pedalaman, tapi di sisi lain, kita seringkali juga melakukan hal sama. 

Jika Anda seorang pesulap, atau punya teman pesulap, pernah beli alat sulap, atau mungkin pernah menyaksikan acara TV yang membongkar trik sulap, Anda akan menyadari, banyak hal-hal di luar logika atau nalar kita, ternyata semua itu bisa dilakukan dengan teknologi. 

Penulis berharap, para ahli kita (mungkin bekerja sama dengan polisi atau departemen yang terkait) bisa melakukan penelitian ilmiah atas "fenomena" yang digunakan orang-orang untuk mencari uang (menipu).

Salah satunya adalah pengobatan alternatif (mungkin departemen kesehatan, polisi, dan ahli) bisa meneliti para penyembuh yang menggunakan nama pengobatan alternatif. Ada yang menggunakan telur untuk menyedot penyakit dan cara-cara lain.  Saat telur dipecahkan, isinya kawat, belatung, pasir, tanah, dan lain-lain.

Jika penyembuh tersebut memang punya kemampuan gaib (bukan penipu), penulis yakin mereka tidak keberatan diteliti secara ilmiah. Coba bawa pasien yang sakit lalu bawa ke penyembuh alternatif. Peneliti diperbolehkan menyaksikan proses penyembuhan yang dilakukan. Sebelum telur digunakan, boleh diperiksa bahwa telur itu benar-benar telur asli (bukan telur yang sudah dimodifikasi). Atau boleh menggunakan telur yang dibawa peneliti. Lakukan secara transparan, boleh disorot kamera. 

Penulis tak tahu, bagaimana reaksi para penyembuh alternatif ini?

Bagi yang mengerti sulap, hal-hal semacam itu (telur bisa berisi belatung, paku, atau barang lain), di dalam buah semangka ada buah jeruk, atau hal-hal aneh lainnya, bukanlah "pekerjaan" sulit.

Obat-obatan herbal yang diberikan para penyembuh alternatif juga harus diteliti. Apakah obat itu murni berasal dari ramuan herbal atau justru ada bahan kimia berbahaya yang dicampurkan dan terkesan "mampu menyembuhkan" tapi efek sampingnya justru berbahaya. 

Jika para pemilik benda-benda gaib seperti jenglot tidak keberatan, seharusnya para peneliti bisa melakukan riset. Banyak yang menggunakan jenglot untuk menipu. Jika Anda tidak percaya, silakan klik: Fakta Jenglot Batara Karang dan Jenglot Blorong.

Ketika menemukan kadal berekor 2, buah nangka yang bentuknya seperti manusia, dan lain-lain, sikapi secara bijak. Tidak perlu-lah sampai "diagungkan atau sampai disembah". Itu fenomena alam. Jika Anda ingin ada nangka berbentuk unik, cobalah cari tahu ke ahli tanaman buah atau kepada petani buah. Dalam sebuah perkebunan (khusus buah tertentu), pada saat panen, jika Anda rajin mencari, kemungkinan besar Anda bisa menemukan buah yang bentuknya tidak lazim. Bisa terjadi dengan sendirinya, bisa juga dibuat oleh tangan kreatif. 

Petani di China bisa membuat buah pir berbentuk Buddha, silakan klik: Pir Buddha. Jika Anda menemukan buah atau binatang (misalkan ikan atau kucing dengan motif seperti tulisan atau gambar tertentu), sikapi-lah dengan bijak. Lagi-lagi di China, petani di sana bisa menghasilkan apel dengan tulisan aksara Mandarin: Apel Bertulisan Mandarin. Jika ingin dibuat tulisannya rapi seperti itu bisa, tulisan yang samar-samar dan terlihat seolah terjadi secara alami juga tentu bisa dibuat.

Mari sikapi fenomena alam dengan bijak, jangan sampai jadi korban "orang licik" yang menggunakannya untuk menipu.
0 Responses

Poskan Komentar

abcs